Tentang Kami - IPNU IPPNU Bangah
IPNU
Profil Organisasi

IPNU

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) didirikan pada 24 Februari 1954 di Semarang sebagai wadah nasional pelajar dan santri Nahdlatul Ulama. Kelahiran IPNU berangkat dari upaya menyatukan berbagai organisasi pelajar NU yang sebelumnya tumbuh secara lokal di berbagai daerah sejak era pra dan pasca kemerdekaan. Gagasan pembentukan IPNU disepakati dalam Konferensi Besar LP Ma’arif NU Februari 1954, yang kemudian menetapkan berdirinya IPNU dengan asas Ahlussunnah wal Jama’ah dan tujuan menghimpun potensi pelajar Islam untuk penguatan pendidikan dan dakwah. Mohammad Tolchah Mansoer ditetapkan sebagai Ketua Pimpinan Pusat pertama. Dalam perkembangannya, IPNU sempat bertransformasi sebagai organisasi pemuda dan bergabung dalam KNPI. Namun, melalui Muktamar NU ke-30 di Lirboyo (1999) dan Kongres IPNU–IPPNU tahun 2003, IPNU resmi kembali ke khittahnya sebagai organisasi pelajar, sebagaimana cita-cita awal pendiriannya.

IPPNU
Profil Organisasi

IPPNU

Sedangkan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) didirikan pada tanggal 8 Rajab 1374 H bertepatan dengan tanggal 2 maret 1955 M di Solo Jawa Tengah. Salah seorang pendirinya adalah Ny. Umroh Mahfudzah. Sejak berdirinya, IPPNU bernaung di bawah LP Ma’arif. Namun sejak tahun 1966 melalui kongresnya di Surabaya, IPPNU berdiri sendiri sebagai salah satu badan otonom (banom) NU. Sejak berdirinya, IPPNU merupakan kepanjangan dari Ikatan pelajar Putri Nahdlatul Ulama. Namun sejak tahun 1988, melalui kongresnya yang ke-9 di Jombang (29-31 januari 1988), kepanjangan IPPNU berganti menjadi Ikatan Putri-putri Nahdlatul Ulama. Hal ini dikarenakan harus menyesuaikan diri dengan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1985 tentang keormasan yang melarang adanya organisasi pelajar di sekolah selain OSIS. Namun setelah Orde Baru tumbang, di saat kebebasan berpendapat dan berekspresi dapat diperoleh dengan mudah kepanjangan tersebut dikembalikan lagi seperti saat kelahirannya, melalui kongresnya yang ke-13 di Surabaya (18-22 Juni 2003), kepanjangan IPPNU kembali seperti semula yaitu Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama.

Pelajar Nu Bangah
Profil Organisasi

Pelajar Nu Bangah

Pelajar NU Bangah merupakan organisasi kepelajaran yang berada di bawah naungan PR IPNU IPPNU Desa Bangah yang berperan sebagai wadah pembinaan, kaderisasi, serta pengembangan potensi pelajar di lingkungan Desa Bangah. PR IPNU IPPNU Bangah sendiri telah berdiri sejak lama, namun sempat mengalami masa vakum. Organisasi ini kemudian kembali aktif sejak tahun 2013, dengan kepemimpinan pertama dipegang oleh Rekan Riski Yunus Sunarno dan Rekanita Asri Lailatul U. Nama Pelajar NU Bangah lahir dari gagasan bahwa setiap pelajar Nahdlatul Ulama pada dasarnya adalah bagian dari Pelajar NU, tanpa harus terikat secara struktural dalam kepengurusan PR IPNU IPPNU Bangah. Oleh karena itu, Pelajar NU Bangah dihadirkan sebagai ruang yang terbuka bagi pelajar untuk belajar, bertumbuh, dan berkembang bersama. Melalui konsep ini, Pelajar NU Bangah diharapkan menjadi wadah kepelajaran yang inklusif, mudah diakses, serta dapat diterima oleh masyarakat sekitar, khususnya para pelajar nahdliyin, sebagai ruang pembinaan dan pengembangan diri yang positif dan berkelanjungan.

Bhang Beetle
Profil Organisasi

Bhang Beetle

Bhang Beetle adalah komunitas futsal yang didirikan oleh PR IPNU IPPNU Desa Bangah, bertujuan untuk menjadi wadah bagi anggota dalam menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga, terutama futsal. Kehadiran Bhang Beetle muncul karena banyak anggota tertarik pada bidang olahraga, namun belum mendapat tempat untuk menyalurkan potensi minat bakat nya. Secara struktural, Bhang Beetle bukan merupakan bagian langsung dari struktur utama PR IPNU IPPNU Bangah dan bukan hanya sekedar menjadi program kerja yang harus ada, melainkan sebuah komunitas binaan yang memiliki peran lebih untuk memberikan wadah pengembangan minat bakat anggota. Walaupun memiliki sistem kerja dan struktural sendiri, Bhang Beetle tetap berada di bawah naungan PR IPNU IPPNU Bangah. Koordinasi utamanya dilakukan oleh Departemen Olahraga, Seni, dan Budaya, sedangkan tugas sehari-hari diurus langsung oleh ketua Bhang Beetle itu sendiri.

SANGGAR ABERAK ABERAK
Profil Organisasi

SANGGAR ABERAK ABERAK

Sanggar Aberak-Aberak merupakan komunitas pengembangan seni dan budaya yang berada di bawah naungan PR IPNU IPPNU Bangah. Sanggar ini dibentuk sebagai ruang ekspresi dan pembinaan bagi pelajar yang memiliki minat dan bakat di bidang seni, di dalamnya mencakup berbagai bidang seperti musik, teater, dan jurnalistik. Aberak-Aberak hadir sebagai komunitas binaan yang tidak menjadi bagian dari struktur inti PR IPNU IPPNU Bangah, namun tetap berjalan secara koordinatif di bawah naungan Departemen Olahraga, Seni, dan Budaya. Sanggar ini memiliki kepengurusan dan sistem pembinaan tersendiri, dengan ketua sanggar sebagai penanggung jawab utama kegiatan. Pembentukan Sanggar Seni Aberak-Aberak dilatarbelakangi oleh banyaknya pelajar yang memiliki potensi seni dan kreativitas, tetapi belum memiliki wadah untuk menuangkan karya tersebut. Melalui sanggar ini, kami berupaya menyediakan ruang belajar, berproses, dan berkarya, sekaligus menjaga keberlangsungan seni, budaya, serta literasi media di kalangan pelajar. Melalui keberadaan Sanggar Seni Aberak-Aberak, berharap besar kami dapat menghasilkan karya karya yang luar biasa untuk dipublikasikan atau ditampilkan.